
Saat itu aku masih menempuh sekolah menengah. Aku sedang centil-centilnya dan mulai tertarik dengan lawan jenis.
Pada suatu hari aku mengikuti ekstrakurikuler Pramuka. Aku terlambat sehingga jadi pusat perhatian satu sekolah. Ternyata ada salah satu kakak kelas yang juga terlambat. Kami pun mendapat sanksi dari kakak pembina. Namun, dari peristiwa memalukan itulah kami jadi saling kenal.
Singkat cerita setelah kejadian itu kami sering bertemu. Entah itu di kantin, di perpustakaan, sampai di parkiran. Bahkan pernah waktu itu si kakak sengaja lewat di depan kelas sambil curi-curi pandang hahaha geli banget.
Nah akhirnya si kakak yang tadinya hanya curi-curi pandang mulai berani untuk kirim salam. Pernah suatu ketika kami satu truk ketika mengunjungi Sekolah Tenera. Yap, aku dan Tenera sudah tidak asing karena sudah tahu dari dulu. Aku juga punya teman dari Sekolah Tenera.
Rasanya kikuk banget. Perjalanan panjang dan keadaan jalan yang tidak mulus membuat kami terombang-ambing di dalam truk. FYI kami berdiri selama perjalanan. Dia siaga, menjagaku agar tidak terjatuh selama perjalanan. Ya ampun, seperti sinetron.
Setelah kejadian itu, tepat di hari Valentine aku mendapat hadiah. Sudah bisa ditebak dong dari siapa itu hadiah. Yap, dari si kakak. Aku mendapat boneka beruang berwarna merah muda dengan tulisan “I Love You” dan sebatang cokelat Silverqueen.
Saat itulah kami resmi berpacaran. Padahal saat itu salah satu temanku dari Tenera menyukai dia dan sering bertukar pesan lewat BlackBerry Messenger (BBM) (saat itu masih jaman BBM) tetapi si kakak lebih menyukaiku. Apa ini yang disebut menikung teman? Hahaha.
Selama bepacaran kami tidak pernah duduk berdua untuk sekadar mengobrol. Tidak pernah jajan berdua seperti pasangan lain di sekolah. Paling hanya berpapasan lalu saling tersenyum. Temanku pernah bilang bahwa jalan-jalan sama dia itu sulit karena si kakak tidak punya motor.
Ya tidak mungkin juga sih bisa jalan-jalan karena pasti orangtuaku tidak akan mengizinkan. Mereka itu termasuk golongan strict parents.
Dia sebenarnya sangat baik tetapi hubungan kami hanya bertahan tujuh bulan. Aku bilang putus dengan alasan jarak. Sebab dia sebentar lagi lulus lalu pindah ke Purwakarta daerah asalnya. Setelah dia lulus kami tidak pernah bertemu lagi. Namun, boneka pemberiannya masih ada sampai sekarang.




Leave a Reply