
Bazar sekolah Tenera bertajuk Siko La Kumpul Galo diambil dari bahasa Bengkulu yang artinya ‘sinilah kumpul semua’. Tahun ini diadakan di Guest House PT Agricinal dari 14-18 Oktober 2025. Tahun lalu saya menjadi bagian tenda minuman, tahun ini saya berada di stand tepung-tepungan untuk handle anak-anak.
Percayalah, di hari pertama saya ditunjuk untuk memimpin senam Bersama Bu Jeni dan Bu Siti. Senam makin meriah karena penampilan luar biasa anak-anak Sekolah Tenera. Tapi di sini saya tidak akan mengisahkan soal itu melainkan menceritakan stand tepung-tepungan bersama anak-anak.
Berpantun dulu bolehlah ya :
Selasa mulai menatap kuali
Kuali ditatap sambil menggongseng
Kami siap di depan kuali
Untuk mengubah tepung jadi goreng
Stand apa yang ada dalam pikiran kalian ketika mendengar kata ‘tepung’? Ya, gorengan. Anak-anak saling membantu menyiapkan alat dan bahan gorengan. Sebagai primadona setiap orang, gorengan kami menggunakan tepung.
Tepung dalam karung bertaburan saat dibuka. Kami menakarnya menggunakan sendok dan gelas pelan-pelan. Anak-anak di timku sangat bersemangat sekali. Mereka mendapatkan pengalaman baru, mengolah bahan mentah menjadi gorengan. Kami juga belajar bekerja sama. Anak-anak SD antusias melayani pembeli, anak-anak SMP mengadon tepung, sementara anak-anak SMA menggoreng.
Mungkin, mereka jarang menyentuh atau membantu orangtua di dapur. Namun pada saat bazar mereka mampu dan antusias sekali sampai pakaian mereka penuh dengan tepung. Walau hanya bergabung dua hari tapi aku yakin kegiatan itu sangat memberikan manfaat untuk anak-anak. Bagaimana cara mengatur modal, menentukan harga, melayani pelanggan, serta bertanggung jawab dan berkolaborasi.




Leave a Reply