
Pada suatu hari, ketika saya sedang bosan dan melamun, bapak mengajak saya memancing. Pada saat itu saya tidak tahu bagaimana cara memancing ikan. Namun bapak mengajari saya dengan sabar sehingga saya dapat gabus yang lumayan besar.
Setelah itu kami pulang dengan riang gembira. Mama pun memasak ikan tangakapan kami dengan rasa gembira yang sama. Setelah matang, ikan itu kami makan sama-sama di meja kecil dapur.
Dari peristiwa memancing itu saya menemukan dan mempelajari sesuatu. Sesuatu itu akan sangat berguna bagi saya di masa depan nanti apalagi ketika sudah punya keluarga sendiri. Saya belajar kehidupan dan kasih sayang dari memancing.
Bapak tidak hanya menjaga, tetapi juga mengajarkan hal-hal baru pada saya. Mamak memberi perhatian sekaligus kenyamanan saat di rumah. Mereka adalah kombinasi nikmat tanpa tanding buat saya.
Terima kasih mamak dan bapak karena telah menjadi perisai dalam kehidupan ini. Terima kasih, Pak, telah mengajari saya bahwa memancing bukan soal menangkap ikan saja.




Leave a Reply