
Jujur saja, aku baru saja bergabung menjadi bagian Mathagia sehingga jadi belum banyak pengalaman dan cerita yang bisa dibagi. Namun, bagi saya, Mathagia bukan sekadar tempat bekerja, melainkan sebuah pertunjukan dengan berbagai karakter di dalamnya.
Berbicara dengan pelanggan, menyediakan barang yang diinginkan, begitulah keseharian kami di Mathagia. Selama kerja di Mathagia, aku sangat senang dengan pelanggan yang heboh. Mereka menghidupkan suasana di toko, sungguh random. Mereka seperti menyalurkan energi positif, membuat kami makin semangat melayani.
Hal yang membuat ku tidak tenang ketika gas datang. Suasana toko berisik. Para pembeli antri, grusak-grusuk. Jujur saja, peristiwa itu membuatku gelisah karena gas adalah masalah sensitif. Lalai sedikit kami yang tamat.
Mungkin nanti akan ada juga masanya melayani pelanggan yang membuat kita bad mood. Mendengar pelanggan dengan segala macam unek-unek yang keluar. Namun aku percaya Mathagia mampu memberikan solusi cepat tanpa berbelit-belit.
Jadi bagi saya, bekerja di Mathagia itu merupakan olahraga kata. Para pelanggan yang mengajarkan saya tentang cara membagikan kebahagiaan. Dari pelanggan yang menguras energi saya juga belajar menahan sabar. Mampu menahan diri.
Melihat senyuman yang terukir di wajah mereka saat melangkah keluar dari pintu Mathagia adalah kepuasan sekaligus kelegaan bagi kami para pegawai Toko Mathagia Agricinal




Leave a Reply