
Hai…hai…hai.. hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus tak terasa di depan mata. Masyarakat berbondong-bondong untuk memasang bendera merah putih di halaman rumah sejak 1 Agustus 2025. Para pedagang bendera dan umbul-umbul tak kalah heboh. Lebih sigap, cepat, dan lebih dahulu menjual bendera dan umbul-umbul di pinggir jalan dan di toko-toko. Selain pedagang bendera dan umbul-umbul tak kalah antusiasnya semangat kemerdekaan yang ada di masyarakat terutama di lingkungan desa dan kecamatan tempat tinggalku.
Masyarakat bukan hanya memasang bendera. Mereka bahkan berbondong-bondong membeli umbul-umbul warna-warni, membuat, dan membeli pernak-pernik bernuansa merah putih serta banyak pula yang mengecat pagar rumah dengan warna merah putih. Hal itu melahirkan kebahagiaan tersendiri karena di momen itulah warga desa bergotong-royong membersihkan lingkungan lau mengecat botol-botol bekas dengan warna merah-putih. Dari sana tampaklah kekompakan dan antusias para warga yang begitu tinggi.
Selain pembacaan detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera merah putih dalam upacara 17 Agustus, aktivitas yang paling ditunggu masyarakat adalah perlombaan yang lucu, menarik, dan menghibur. Seperti joget balon, sepak bola daster, panjat pinang, karnaval, lomba yel-yel, tarik tambang, dan banyak lagi yang lainnya.
Untuk tahun ini, perlombaan untuk menyemarakkan HUT RI ke-80 di Kecamatan Putri Hijau adalah Fun Run 5k 2025 yang diadakan hari Minggu, 24 Agustus 2025. Start dan finish berada di halaman kantor kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara. Dengan biaya pendaftaran Rp120 ribu per orang, peserta berkesempatan mendapatkan hadiah jutaan rupiah, medali, dan piagam. Sementara itu, untuk lomba 17 Agustus yang diadakan PT. Agricinal tempatku bekerja ada beberapa lomba yang sangat dinanti-nanti.
Ada lomba karnaval dan yel-yel bertema “Indonesia Maju” dan “Agricinal Jaya” untuk kategori dewasa dan anak-anak. Selain itu ada pertandingan bola voli untuk bapak dan ibu perwakilan tiap Afdeling dan bidang kemudian ada juga lomba untuk anak-anak seperti lomba sepeda lambat. Untuk lomba sepeda lambat ini aku sangat penasaran sekali karena baru pertama kali diadakan.
Hal yang paling aku suka setiap memperingati hari kemerdekaan adalah menjadi tim paduan suara. Kami menyanyikan lagu-lagu daerah seperti “Paris Barantai” dari Kalimantan Selatan (Kalsel), “Rambadia” dari Tapanuli, “Tokecang” dari Jawa Barat, dan “Rasa Sayange” dari Maluku dengan lagu wajib “Indonesia Raya”, “Hari Kemerdekaan”, Sorak-Sorak Bergembira”, dan “Berkibarlah Benderaku”. Selain menjadi tim paduan suara hal lainnya yang paling kusuka adalah melihat kreasi pasukan baris-berbaris.
Semoga di ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-80 ini upacara berjalan dengan khidmat dan lomba-lomba yang diadakan diikuti dengan riang gembira. Kebetulan juga, tahun ini aku dan bapak ibu guru di sekolah Tenera mengikuti lomba karnaval dan yel-yel yang diadakan oleh panitia. Doanya ya! Semoga kelompok kami dapat mengikuti perlombaan dengan baik dan kompak serta harapannya kami ingin menjadi juara pastinya.








Leave a Reply