Sepotong Cerita dari Toboponik

Dok.Wikihow

Saat jalan-jalan ke Bengkulu bersama murid-murid kelas 9 SMP Tenera dan para guru beberapa waktu lalu, kami menyempatkan pergi ke Toboponik. Kami disambut kakak yang baik hati. Yang dengan riang mau menjelaskan tempat itu.

Toboponik merupakan perkebunan melon premium. Melon di sana ditanam medium di sebuah ruangan yang disebut green house. Fungsinya untuk mengontrol air supaya tanaman tidak over watering. Green house ada juga untuk mencegah hama.

“Ada yang tahu nggak kenapa kata ‘toboponik’ punya ujungan ‘ik’?” tanya kakak itu pada kami semua yang saling bertatapan.

‘Ik’ sebenarnya serapan dari bahasa Inggris. Artinya ‘berkaitan dengan’, sehingga toboponik ini berkaitan dengan hidroponik di mana tanaman tidak disiram melainkan diberi air yang ukuran, takaran, dan waktunya sudah diatur. Menyerupai hidroponik pokoknya.

Seingat saya jenis melonnya ada Golden Melon dan Snow Melon. Masih banyak lagi namanya tapi saya lupa.

Setelah mendengar penjelasan kami masuk ke green house. Tinggi tanaman melon di sana sama dan saya baru tahu bahwa satu batang tanaman hanya menghasilkan satu buah melon saja. Itulah kenangan yang tak terlupakan saat jalan-jalan dalam rangka perpisahan sekolah kemarin.