
Liburan kemarin sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada yang istimewa sama sekali. Kami hanya ke kebun, di sana memanen, menyumput, lalu menyemprot tanaman saja. Sangat melelahkan karena aku harus ikut andil dalam semua pekerjaan.
Aku bangun pagi-pagi sekali setiap hari. Jam enam masak. Jam tujuh mulai bekerja, gotong royong di kebun. Hari pertama kami memanen di mana tugasku adalah memungut berondol. Hari ke-2 pekerjaan tambah berat, mempruning lau menyusun pelepah. Kegiatan itu berlangsung selama dua hari ke depan.
Badanku sakit semua. Tergores bahkan tertusuk duri. Namun, hari selanjutnya pekerjaan berangsur ringan. Kami melakukan pemupukan saja. Tugasku sederhana, hanya mengangkut pupuk saja.
Hari ke-6 sampai ke-8 aku harus mengangkat air menggunakan jerigen karena sudah masuk fase penyemprotan. Jarak kebun dengan sumber air sangatlah jauh sehingga aku mati-matian mengangkatnya lalu sedikit tidak enak badan.
Aku memaksakan diri ikut membantu di hari terakhir padahal badan sudah tidak sanggup lagi. Pada akhirnya aku tumbang juga, tetapi tidak ada karena semua ini untuk masa depanku dan keluarga.




Leave a Reply